Milad Bung Hatta

Mr Sartono yang menjabat sebagai ketua parlemen saat itu dibuat kaget oleh sepucuk surat. Surat tersebut tertanggal 20 Juli 1956 dan berisi pengunduran diri Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kenapa memilih mundur? Jelas karena ia bersilang jalan dengan Soekarno– yang menjalankan Demokrasi Terpimpin dengan sokoguru Nasionalis Agama dan Komunis (Nasakom). Dengan menjalankan Dem gookrasi Terpimpin, Soekarno akan menjadi pemimpin yang otoriter.

DPR tidak menggubris surat tersebut. Hingga empat bulan setelahnya Hatta kembali menulis surat untuk menanyakan kelanjutannya. Sejumlah rapat singkat langsung digelar oleh para anggota DPR dan menghasilkan putusan untuk merelakan Mohammad Hatta berhenti menjadi Wakil Presiden RI, jabatan yang telah ia emban selama 11 tahun.

Tanggal 1 Desember 1956, Hatta undur diri dari Istana Merdeka dan memilih jadi orang biasa yang sederhana di Jl. Diponegoro 57. Untuk memenuhi kebutuhannya, Hatta hanya bergantung pada honor menulis dan mengajar di beberapa Universitas, salah satunya Universitas Gadjah Mada. Sebenarnya bisa saja ia hidup kaya raya. Ada beberapa tawaran menjadi komisaris perusahaan Belanda, namun ia tolak.

Menjadi sederhana adalah jalan hidupnya. Sepatu Bally yang ia impikan sejak lama pun tak pernah terbeli karena uang tabungannya selalu terpakai untuk kebutuhan rumah dan membantu orang banyak.

Hari ini, tanggal 12 Agustus, adalah hari ulang tahun Bung Hatta. Seorang intelektual dan teladan sejati, yang karyanya selalu abadi.

Al Fatihah untuk beliau.

Sumber Gambar: Wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s