Monokrom: Cara Paling Tulus Untuk Berterima Kasih

Saya sedang berada di tengah kemacetan Tol Dalam Kota, Jakarta, ketika email notifikasi dari Spotify masuk ke ponsel saya. Email tersebut memberitahukan bahwa album baru Tulus yang berjudul Monokrom sudah tersedia.

Jujur, awalnya saya merasa tak ada yang spesial. Pamit yang dijadikan single pertama terasa sama seperti lagu patah hati pada umumnya; mendayu-dayu cenderung meratap (meskipun liriknya tetap Tulus banget; lurus apa adanya). Ruang Sendiri yang muncul beberapa hari setelahnya pun juga demikian.

Tapi beberapa kawan di Facebook merasa senang sekali atas hadirnya Monokrom. Penasaran, sesampainya di kantor saya langsung memutar Monokrom di Spotify.

Ternyata saya salah menilai. Manusia Kuat yang menjadi lagu pembuka pada album ini membuat saya menemukan Tulus yang sebenarnya. Penggalan lirik “Manusia-manusia kuat, itu kita. Jiwa-jiwa yang kuat, itu kita” dikemas dengan aransemen yang begitu rapih. Ketukan drumnya tidak berlebihan dan cukup untuk memotivasi anak-anak ahensi yang suka lembur hingga pagi buta.

Tukar Jiwa yang menjadi lagu ke -4 menyuguhkan konsep imajinatif. Di sini Tulus mengajak kita untuk sama-sama “merayakan” rasa cinta yang tak kesampaian tanpa harus meratap:

“Coba satu hari saja kau jadi diriku, kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu, mengagumimu, menyayangimu dari sudut pandangku”

Di nomor Tergila-gila, Anda pasti setuju kalau lagu ini adalah lagu termanis di antara lagu-lagu lainnya. Bohong rasanya jika kocokan gitar Topan Abimanyu tidak membuat kepala kita mengangguk-angguk sejak intro. Dari segi lirik, serupa dengan Satu Hari di Bulan Juni pada album Gajah, lagu ini ditulis dengan bahasa Indonesia yang lugas dan membuat Tulus seakan berbicara langsung kepada orang yang membuatnya tergila-gila.

Lanjut ke nomor berikutnya, jika Anda pernah dikecewakan manusia denial (yang suka menjelek-jelekkan orang, tapi giliran ditembak mau-mau aja), Tulus mengajak Anda untuk “membalasnya” dengan Langit Abu-abu. Iringan piano yang sejuk pada lagu ini akan membuat Anda paham, bahwa di luar sana ada banyak orang yang suka memakan omongannya sendiri.

Jika di album Gajah Tulus menghidangkan swing jazz pada Satu Hari di Bulan Juni, maka di Monokrom ini Tulus menuangkan aroma musik country pada Mahakarya. Sebenarnya saya agak kecewa karena tiba-tiba Ari Renaldi (yang kembali menjadi produser di album Tulus) menghentakkan drumnya keras-keras di menit 1:44. Padahal komposisi bass drum yang ditendang lembut bersamaan dengan high head, ukulele, bass dan harmonika sudah cukup untuk mengiringi pesan-pesan motivasi dari empunya lagu. Meski begitu, dilihat dari liriknya, Mahakarya seperti babak lain dari Lagu Untuk Matahari pada album Gajah.

Terakhir, ada Monokrom. Di sinilah Tulus merekonstruksi kenangan masa lalunya, kemudian mengubahnya menjadi rasa syukur terhadap apa yang telah ia capai selama ini.

Apiknya album ini tak terlepas dari proses kreatif yang dilakukan hingga Republik Ceko. Pada lagu-lagu seperti Monokrom, Pamit, Ruang Sendiri, Manusia Kuat dan Lekas dibumbui aransemen string section (biola, cello dan double bass), yang direkam di The City of Prague Philharmonic Orchestra.

Sekedar info, The City of Prague Philharmonic Orchestra adalah grup orkestra yang mengisi musik latar film-film ternama seperti Lord of The Rings, Pirate of The Caribbean dan Star Wars: The Clone Wars.

Secara keseluruhan, album ini sangat amat layak mendapatkan predikat bintang lima. Karena Album ini dibuat sebagai bentuk terima kasih Tulus kepada orang-orang yang telah membantunya selama ini, maka Monokrom adalah bentuk rasa terima kasih yang paling tulus dalam artian sebenarnya.

Sumber Gambar: Situstulus.com

4 Replies to “Monokrom: Cara Paling Tulus Untuk Berterima Kasih”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s