5 Lagu yang Harus Didengarkan Saat Rupiah Melemah

Akhir-akhir ini nilai tukar rupiah sedang memburuk. Ini tidak hanya disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang tidak menentu, tapi juga karena penyerapan belanja pemerintah yang belum agresif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Memburuknya nilai tukar rupiah bukan berarti kita harus menjadi ekonom dadakan—seperti apa yang terjadi di social media akhir-akhir ini. Ada cara lain untuk menanggapi fenomena global ini, yaitu dengan mendengarkan lagu. Ada beberapa lagu karya anak negeri yang bisa Anda dengarkan jika rupiah sedang melemah:

1. Silampukau – Aku Duduk Menanti

Silampukau adalah grup folk Surabaya yang belakangan menghiasi playlist saya. “Aku Duduk Menanti” adalah satu dari sepuluh lagu yang terdapat dalam album Dosa, Kota, & Kenangan (2015). Lagu ini menggambarkan persaaan seseorang yang lelah dibuat menunggu terlalu lama. Lagu ini pas sekali didengarkan sembari menunggu rupiah kembali normal.

Seperti takdir yang panjang dan pedih dalam hidup yang muram dan letih

Penggalan lirik di atas sangat relevan dengan apa yang terjadi di Indonesia saat ini. Sejak 3 tahun belakangan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. Ekspor lesu, sementara impor jalan terus.

Hanya menanti, tak bergegas mencari, hanya bersedih dalam sunyi.
Duduk menanti dalam letih mimpi.

Ancaman PHK massal jika rupiah terus melemah terus menghantui para pekerja, tak terkecuali para buruh pabrik. Lirik di atas sangat pas untuk menggambarkan perasaan para buruh yang hanya bisa menanti kapan rupiah menguat, dan tak tahu ke mana mereka harus bekerja jika mereka di PHK.

2. Sheila On 7 – Jalan Terus

Lagu ini berasal dari album Jalan Terus (2005), yang berisi The Best of- nya Sheila On 7.
Seperti apa kata lagu ini, hidup memang tak semudah waktu kita muda dulu. Dulu zaman sekolah kita nggak pernah peduli rupiah mau seperti apa dan bagaimana. Karena masa sekolah adalah masa bermain. Jangankan soal rupiah, rasa sakit yang mendalam akibat ditinggal cinta pun akan sirna (sejenak) jika sudah bermain dengan teman-teman.

Tapi sekarang bukan waktunya untuk main-main. Karena melemahnya rupiah sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan suatu bisnis. Seperti MD Animation yang baru saja melepas 120 animatornya untuk menyiasati biaya produksi (Muvilla).

Tapi, seperti apa kata Eross sang empunya lagu, apapun yang terjadi akan kujalani, akan kuhadapi dengan segenap hati.

3. Efek Rumah Kaca – Pasar Bisa Diciptakan
Ini lagu baru Efek Rumah Kaca (ERK) yang dirilis Juli lalu. Lagu ini merupakan curahan hati Cholil dan kawan-kawan dalam hal eksplorasi berkarya.

Tak ada musim pada belantara sendiri (pasar bisa diciptakan)
Membangun kota dan peradaban sendiri (pasar bisa diciptakan)

Lirik di atas menyiratkan pesan bahwa musik indie punya kebebasan dalam berkarya. Tidak perlu mengikuti arus pasar yang ada (seperti membuat lagu “Sakitnya Tuh di Sini” saat kalimat tersebut sedang hits).

Apa hubungannya dengan ekonomi? Jadi begini, karya musik merupakan bagian dari ekonomi kreatif. Jika ada regulasi yang melindungi pekarya dan karyanya, bukan tidak mungkin industri kreatif bisa menjawab tantangan global. “Ekonomi Kreatif adalah kekuatan baru Indonesia untuk menjawab tantangan globalisasi,” ucap Mari Elka saat dianggkat menjadi Guru Besar Universitas Indonesia awal Agustus lalu (Tribunnews).

Pokoknya gitu deh.

4. Cindy Cenora – Cinta Rupiah

Bagi mereka yang hidup di era 90 –an pasti akrab dengan Cindy Cenora.

Lagu ini sebenarnya bisa dijadikan (((ANTHEM))) kampanye Cinta Rupiah. Bagaimana cara kita untuk mencintai rupiah? Gampang sekali: beli produk dalam negeri. Kalau sandal jepit impor Anda putus di tengah jalan, jangan buru-buru beli sandal dengan merk yang sama. Beralihlah ke Sandal Swallow.

5. White Shoes & The Couples Company – Senandung Maaf

Tak mau menuai murka, untukmu oh kawan

Lagu ini cocok untuk kedua kubu yang masih meributkan siapa yang pantas menjadi presiden RI. Pendukung No. 1 merasa presiden yang sekarang tidak becus mengelola negara. Sementara pendukung No. 2 tidak mau presiden pilihannya dianggap salah walaupun sudah terbukti salah. Karena kedua kubu ngotot, akhirnya timbul perselisihan.

Daripada ribut, lebih baik saling memaafkan satu sama lain. Dan senandungkan lagu ini, atas rindu di hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s