5 Lagu Sheila On 7 yang Harus Didengarkan Saat Patah Hati

Mungkin hampir semua orang setuju kalau Sheila On 7 adalah band terbaik di Indonesia. Meski sempat kehilangan dan bongkar pasang “pemain”, album Musim Yang Baik yang dirilis akhir tahun 2014 lalu tetap mendapatkan tempat di hati penikmat musik Indonesia.

Nah, berhubung Sheila On 7 adalah salah satu band yang jago meracik lagu patah hati, berikut 5 lagu yang harus kamu dengarkan saat kamu sedang patah hati:

5. Seberapa Pantas

Lagu ini merupakan lagu dari album favorit saya, 07 Des. Dari segi lirik maupun kocokan melodi gitarnya, lagu ini memang Eross banget. Ini cocok buat kamu yang sedang menunggu kepastian dari (((anuannya))) kamu, atau mantan kekasihmu yang tahu-tahu deketin lagi.

Bagian tersakti dari lagu ini adalah lirik setelah interlude cadas yang diisi permainan melodi Eross:

Mungkin kini kau t’lah menghilang tanpa jejak, mengubur semua indah kenangan
Tapi aku s’lalu menunggumu di sini, bila saja kau berubah pikiran

Tapi Eross juga manusia biasa yang tak luput pikiran yang tak logis, seperti yang ada pada penggalan lirik berikut:

Celakanya hanya kaulah yang benar-benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar-benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke manapun kau suka

Celakanya hanya kaulah yang pantas untukku andalkan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku banggakan
Di antara peri aku selalu menantimu

Ini bodoh sekali. Kalau dialah “yang benar-benar memahamimu” dan “pantas untuk kamu andalkan”, ngapain kamu tunggu? Kalau dia benar-benar paham, dia nggak akan membuatmu menunggu terlalu lama.

Ciah. Beraque.

4. Yang Terlewatkan

Setiap laki-laki pasti pernah melewati fase paling menggelikan dalam hidupnya. Tak terkecuali dalam urusan cinta. Lagu dari album Menentukan Arah ini menggambarkan bagaimana penyesalan si tokoh utama karena bertemu dengan seseorang yang (pernah) ia cintai, di saat yang salah. Ini tergambarkan dalam lirik:

Ke mana kau selama ini, bidadari yang ku nanti
Kenapa baru sekarang kita dipertemukan?

Keadaan tersebut makin diperparah di bagian reff:

Mungkin salahku melewatkamu hingga kau kini dengan yang lain, maafkan aku

Saya pernah merasa seperti ini, tapi toh yang sudah terjadi ya terjadilah.

3. Waktu yang Tepat Untuk Berpisah

Album 07 Des memang magis. Banyak banget lagu patah hati yang liriknya cukup sakral di album ini.

Menurut saya, Waktu yang Tepat Untuk Berpisah menjadi salah satu lagu “terikhlas” yang pernah dibuat Eross. Komposisi musik yang diramu bisa jadi stimulus untuk merasa sedih yang sesedih-sedihnya.

Liriknya multi-tafsir, bisa pas dengan segala macam kisah hubungan, termasuk dalam konteks cinta beda agama. Sudah beda agama, disuruh putus sama orang tua pula. Perih.

Pada bagian berikut, Eross benar-benar menunjukkan sihirnya:

Aku tak pernah mengharap kau tuk kembali
Saat kau temukan duniamu
Aku tak pernah menunggu kau tuk kembali
Saat bahagia mahkotamu bila kedamaian selimuti
Jangan kau kembali

Tapi ya, namanya juga cinta. “Kadang-kadang tak ada logika,” kata Agnes Monica.

2. Mudah Saja

Dia bilang kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah

Kadang proses putusnya suatu hubungan selalu dibumbui dengan statement konyol dari salah satu pihak. Seolah-olah hidup segampang meludah di pinggir jalan. Mungkin itu yang hendak disampaikan Eross melalui lirik di atas.

Tapi ada kalanya kita ditinggal pergi tanpa alasan yang jelas, tapi tahu-tahu si kampret menghubungi kita lagi untuk sekedar bertanya: “Hai. Apa kabar?”

Maka dari itu Eross kembali menggilasnya dengan lirik berikut:

Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku

Pergi gitu aja, dateng-dateng nanya kabar. Cih.

1. Dan

Lagu ini lawas sekali. Saya masih berumur 6 tahun saat lagu dan albumnya dirilis (1999).

Ini adalah lagu yang sangat amat saya sukai. Salah satu hits yang nggak akan pernah mati. Karena setelah dilupakan dan dicaci-maki oleh seseorang kita cintai, kita akan kembali bersinar dan berpijar seperti dulu kala. Itu pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s