Billy dan Anggun

Anggun dan Billy, gue nulis ini bukan karena mau ikut-ikutan Awe. Mungkin tulisan gue nggak akan sedahsyat Awe, tapi gue lebih ganteng dari Awe. Itu mutlak.

Jujur, salah satu hal terberat buat ninggalin kantor dan fokus kuliah adalah kalian berdua. Gue akan sulit mendapatkan pemandangan kebersamaan dan kebaikan kalian di tempat lain. Tulisan ini gue tulis setelah melihat foto dan video pre-wed kalian berdua. Apalagi yang bagian lempar-lemparan benda warna-warni (apa namanya gue nggak tau), mirip adegan sinetron India– Mahabarata– di televisi, itu bikin klimaks banget. Gue merasa harus ada tulisan tentang kalian di blog gue.

**
Bil, aku masih inget pertama kali kita kenalan di kantor. Waktu itu lagi rapat terakhir menjelang tur keliling Jawa. Kamu nyapa dan ngajak salaman duluan. Padahal kamu itu orang yang ke mana-mana jagain Raja Terakhir– yang secara struktur organisasi jauh banget di atas aku (dulu pikiranku masih era megalitikum, Bil. Harap maklum). Tapi kamu mau nyapa aku duluan yang cuma anak baru, magang pula. Dari situ aku bisa nilai kamu dengan cepat: kamu orang baik, Bil.

Aku pernah mantengin daftar following twitter-mu. Ternyata kamu follow semua relawan yang menurutmu aktif di gerakan yang bikin aku kenal kamu sama Anggun. Entah apapun alasannya, menurutku kamu orang yang nggak milih-milih soal berteman. Dari situ aku tahu kenapa dulu kamu nyapa aku pas rapat besar itu.

Gara-gara Kerinci, aku makin tahu ternyata kamu sama gilanya dengan Awe. Tapi bedanya kamu lebih disiplin dari Awe. Setiap pagi, di saat orang-orang masih tidur, yang udah pasti bangun duluan mesti kamu– selain teteh dengan lagu Koreanya. Dari situ aku tahu kenapa kamu jadi orang kepercayaan Raja Terakhir sampai sekarang.

Anggun, gue mungkin nggak terlalu kenal banget banget banget siapa lo. Karena kita emang nggak pernah bercanda gila secara tatap muka satu sama lain kayak yang sering gue lakuin sama Billy. Tapi perempuan kayak lo itu barang langka di lingkungan gue (bahkan bisa dibilang nggak ada sama sekali). Mungkin mereka kalau ditanya mau jadi Pengajar Muda atau nggak, pasti jawabannya: nggak. Kalaupun iya, pasti ada “tapi”-nya.

Gue masih inget di salah satu acara lo bilang: “Nggak sepi kok, Jar. Pada ikutan nyanyi, kok. Gue aja ikut nyanyi”. Lo ngomong gitu waktu gue ngedumel karena penonton di acara itu nggak seatraktif acara-acara sebelumnya. Oh, iya, bahkan sebelum lagu itu ditampilin di depan ratusan orang (cie ratusan), lo adalah orang pertama yang denger lagu itu– waktu itu lo selalu nagih: “Mana lagu barunya, Jar? Kirimin linknya ke gue”.

Lo berdua adalah (((anti-tesa))) dari apa yang gue lihat di lingkungan pergaulan gue selama ini. Di lingkungan gue, orang-orang (harus) pergi ke tempat yang gaul dan ngehits agar bisa “jadi orang”. Bahkan yang nggak pernah ke tempat gaul pun selalu berangan-angan harus pergi ke sana biar kayak orang-orang. Tapi lo berdua punya cara sendiri buat “jadi orang”. Orang waras manapun pasti iri melihatnya. Gue jadi berangan-angan pengen kayak gitu juga– bahkan keinginan ini sudah ada sejak sebelum kalian jualan kripik singkong.

Kemungkinan besar gue nggak akan bisa datang ke resepsi pernikahan kalian di Bali (ini juga berlaku untuk Herry, Juju, Gisa dan Mbak Sasha). Jadwal Januari besok bakal padat karena gue ada kelas semester pendek. Selebihnya gue udah harus berkutat dengan skripsi untuk hidup yang lebih asoy di masa depan.

Gue akan terus belajar biar bisa sehebat kalian. Biar kalau kalian punya anak, kalian bisa bangga memperkenalkannya ke gue. Haha.
Oh, ya. Aku belum sempat main futsal sama kamu, Bil. Besok-besok kalau mau ngajak jangan dadakan. Aku bakal usahain bisa main bareng. Nanti aku juga usahain bisa nginep di Kerinci bareng Awe, Herry dan Darul dan teteh tentunya.
Semoga Tuhan berkati kalian berdua

Sumber: Edward Suhadi

One Reply to “Billy dan Anggun”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s